JAKARTA - Cuaca di berbagai wilayah Indonesia pada Kamis, 12 Maret 2026 diperkirakan mengalami variasi kondisi, mulai dari cerah berawan hingga hujan dengan intensitas yang berbeda.
Beberapa kota besar bahkan diprediksi akan diguyur hujan sedang hingga lebat sehingga masyarakat diimbau lebih waspada saat beraktivitas di luar ruangan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa sebagian wilayah Indonesia berpotensi mengalami perubahan cuaca sepanjang hari. Informasi prakiraan ini penting untuk diperhatikan agar masyarakat dapat mempersiapkan diri, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar rumah atau sedang melakukan perjalanan.
Prakirawan BMKG Lintang Alya menjelaskan bahwa kondisi cuaca di wilayah Indonesia bagian barat secara umum diperkirakan didominasi awan hingga hujan ringan. Namun, ada beberapa daerah yang perlu mewaspadai intensitas hujan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.
Potensi Hujan Sedang di Semarang
BMKG memperkirakan beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami hujan dengan intensitas berbeda pada Kamis, 12 Maret 2026. Salah satu kota yang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang adalah Semarang.
“Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang di Kota Semarang,” kata Lintang melalui kanal infoBMKG, Kamis, 12 Maret 2026.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan, terutama pada waktu-waktu rawan hujan. Hujan dengan intensitas sedang dapat memicu genangan air di beberapa titik jalan, sehingga pengguna kendaraan diharapkan tetap berhati-hati.
Selain itu, perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba juga bisa berdampak pada kenyamanan dan keselamatan perjalanan. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan ketika beraktivitas di luar rumah.
Sebagian Wilayah Barat Berpotensi Hujan Ringan
Selain Semarang, sejumlah kota lain di wilayah Indonesia bagian barat juga diperkirakan mengalami hujan, meskipun dengan intensitas yang lebih ringan. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Yogyakarta, dan Surabaya.
Tidak hanya itu, sebagian besar wilayah Kalimantan juga berpotensi mengalami hujan ringan sepanjang hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian wilayah barat Indonesia masih berada dalam pola cuaca yang cukup lembap.
Sementara itu, beberapa kota lainnya diperkirakan memiliki kondisi cuaca yang relatif lebih cerah. Banda Aceh, Jambi, Jakarta, dan Bandung diprediksi mengalami cuaca cerah berawan yang memungkinkan aktivitas masyarakat berlangsung lebih lancar.
Di sisi lain, ada juga wilayah yang diperkirakan akan tertutup awan tebal sepanjang hari. Palembang, Serang, dan Pontianak termasuk daerah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut.
"Awan tebal diperkirakan menyelimuti Palembang, Serang, dan Pontianak. Selanjutnya asap atau kabut berpotensi terjadi di Padang," ungkap dia.
Kondisi kabut atau asap dapat memengaruhi jarak pandang, sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan di wilayah tersebut disarankan lebih berhati-hati.
Cuaca Wilayah Timur Berpotensi Lebih Ekstrem
Untuk wilayah Indonesia bagian timur, BMKG mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca yang lebih intens. Beberapa daerah bahkan diperkirakan akan mengalami hujan disertai petir maupun hujan lebat.
Kota Sorong diprakirakan berpotensi mengalami hujan yang disertai kilat atau petir. Kondisi ini biasanya terjadi akibat pembentukan awan konvektif yang cukup kuat dan dapat memicu cuaca ekstrem dalam waktu singkat.
Selain itu, Nabire diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas lebat. Curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut dapat meningkatkan potensi genangan air maupun gangguan aktivitas masyarakat.
BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas sedang akan terjadi di beberapa kota lain di wilayah timur Indonesia. Daerah yang termasuk dalam kategori ini antara lain Mamuju, Kupang, dan Jayapura.
"Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi, serta di Ternate, Manokwari, Jayawijaya, dan Merauke," jelas dia.
Dengan kondisi cuaca yang cukup beragam tersebut, masyarakat di wilayah timur diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Awan Tebal dan Udara Kabur di Sejumlah Kota
Selain hujan, beberapa kota juga diperkirakan mengalami kondisi langit yang tertutup awan tebal. Denpasar dan Ambon menjadi wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut sepanjang hari.
Awan tebal biasanya menandakan adanya kelembapan udara yang cukup tinggi di atmosfer. Kondisi ini sering menjadi tanda awal terjadinya hujan, meskipun tidak selalu diikuti curah hujan yang signifikan.
Di wilayah lain, kondisi udara kabur juga diprakirakan dapat terjadi. Mataram menjadi salah satu daerah yang berpotensi mengalami fenomena tersebut.
Udara kabur biasanya disebabkan oleh partikel-partikel kecil yang melayang di atmosfer sehingga mengurangi kejernihan udara. Meskipun tidak selalu berbahaya, kondisi ini tetap dapat memengaruhi jarak pandang terutama bagi pengendara di jalan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui situs resmi BMKG maupun media sosial resmi lembaga tersebut. Dengan mengikuti informasi terbaru, masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang mungkin terjadi sepanjang hari.